Oleh: adek | Desember 12, 2008

Umak dinyatakan sembuh …

Aku benar-benar gembira hari ini….   Dari 1,5 bulan rangkaian pengobatan Umak di RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, usai sudah dan ditutup dengan hasil yang memuaskan. ( maap pilihan katanya salah ya…).  Ini bukan berarti menang atau kalah dalam sebuah pertandingan, Tapi bagi aku dan istriku-Sari perihal pernyataan dokter yang kami terima pagi ini sangat membuat kami lega. Alhamdulillah….!

Seperti yang pernah aku ceritakan sebelumnya bahwa di bulan Agustus 2008 lalu aku sempat pulang kampung dikarenakan berita bahwa Umak masuk ICU karena adanya penyumbatan pada pembuluh darahnya. Seperti yang kalian tahu bahwa kampungku berada di pesisir, jadi untuk makan enak seperti udang tidaklah susah. Dan makan enak itulah yang merupakan salah satu pemicu sakitnya ini.

 Lalu kami berniat untuk memeriksakan umak ke Jakarta, dengan maksud untuk mendapatkan analisa yang tepat terhadap penyakit Umak ini, karena dikampungku ada keterbatasan alat dan dokter spesialis jantungpun memang belum ada, adapun itu karena dokter-terbang dari Jakarta, tetapi alat analisa dibutuhkan untuk mendapatkan hasil yang optimal belum lengkap..

Selain itu aku tidak bisa membayangkan kesembuhan Umak dengan obat yang harus diminumnya sebanyak 10 macam sehari….., komplikasi bisa jadi kupikir.

Sedangkan bagi umak sendiri berpikir datar saja bahwa dia merasa sudah tua dan 62 tahun katanya memang pantas sakit, tapi tidak bagi kami, Umak mesti sehat ….

Dan setelah kepulangan dari Belitong itulah, terutama Sari mulai mencari informasi dokter jantung dan mulai kamipun menahan diri dari pengeluaran-pengeluaran yang belum perlu. Singkatnya kami ingin Umak sehat, dilain hal penyakit Jantung bukanlah penyakit yang murah untuk biaya analisa dan pengobatannya. Dan juga sangat susah membujuk Umak untuk diajak berobat ke Jakarta.

Akhirnya ketika Umak mengatakan Iya…. berangkatlah mereka ke Jakarta.

Dan sebelumnya kami telah mendapat informasi dari salah seorang teman yang menyarankan untuk mempertemukan Umak dengan Profesor Budhi Setianto di National Cardiovascular Center Harapan Kita, di jalan Let Jend S. Parman Slipi.

Dikunjungan pertama sepuluh macam obat langsung berkurang menjadi 4 macam, itupun setelah di lakukan test medis mulai di Echocardiography (bener ngak nulisnya ya… ) terus di Treadmil Stress. Dan ada obat yang hanya dimakan seminggu 3 kali.

Kunjungan berikutnya Jantungnyapun dinyatakan sehat, tapi hasil cek livernya terganggu, lalu dilakukan pengecekan, dan pantangan beberapa makanan sampai akhirnya hari ini hasil USG abdominalis atas menyatakan normal.

Besok minggu Umak akan kembali pulang ke Belitong, setidaknya hal ini telah membuatnya lega, terlebih kami anak-anaknya. Semoga saja kita mulai menghargai kesehatan kita….

Upsss tapi sebentar kawan….. dengan adanya pelajaran sakit jantung di Umak ini, lantas membuatku akan berhenti merokok ngak …? Ha ha ha ha mengurangi iya, tapi masih susah berhenti…..


Responses

  1. moga cepat sembut broo…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: