Oleh: adek | Februari 8, 2008

Origami bisa menyelesaikan stressing ..

Suatu ketika kita terjebak di situasi yang sama.  Aku, Ruddy, Ginanjar, Sumaryono dan Ricky.  Lagi-lagi kita stag di beberapa pemecahan ketidaksesuaian ini.  Segala macam cara setting telah kita coba.  Tetap belum ada hasil yang memuaskan.

Setengah putus asa aku bercerita tentang harapan Moza yang pupus sambil menunjukkan kertas Origami kepadaku dihari Minggu pagi kemarin… Dari cerita itu kami mulai membuat lipatan-lipatan kertas. Selama 15 menit sewaktu break pada jam 23.30 WIB dan ternyata bisa mengatasi stess waktu itu, lalu kami tertawa sejadi-jadinya karena bimbingan Ruddy terhadap Origami kuda Pegasus meletat-meletot ditangan Ricky.

Sampai pada saat Sr. Mgr. Technical datang dan terheran-heran melihat kami tertawa, ya .. karena  masih dalam batasan jam break kami cuek saja ….

Moza…. setidaknya, Bapakmu dan teman bapak yang lain tidak jadi gila malam itu ha ha ha … 


Responses

  1. Assssiiik banget bacanya,ada sebagian yang gampang di mengerti tapi ada juga sebagian yang hanya bisa di mengerti oleh sebagian orang seperti saya, wakakakakak….
    Keep On Hope, Care, Love and Writing aja deh oke….

  2. 29 Februari 2008, Ricky Resign ….. huh..

  3. hiii….saya sedang mencari bahan untuk presentasi saya, saya tertarik dengan judul web anda


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: