Oleh: adek | Februari 4, 2008

Madinee sebuah Teka-teki Stand Up Pouch

Tanggal 1 Februari 2009, setelah mengalami hari yang cukup berat sampai pukul 3 dinihari dipabrik plastik, trial dan gagal proses dari sebuah order stand up pouch.  Dan setelah kloter semalampun masih gagal, di Hari Minggu dengan berat hati aku berpamitan kepada istri dan anakku pada pukul 6.30 WIB untuk memecahkan teka-teki ketidak sesuaian produk ini …

Aku mendekati Moza yang siap dengan setumpuk kertas warna-warni, “Moza bapak harus masuk kerja hari ini, Moza sama Ibu saja ya, ngak apa-apa kan ?”, kataku kepada Moza yang sebenarnya sangat gembira menyambut minggu pagi ini.

Sambil menunjukan lembaran kertas kearahku “Kalau bapak punya libur besok, kita main kertas origami lagi ya”, katanya.  Sedih juga rasanya mendengar ketulusan kata-katanya. Sambil kucium Moza yang melekat bau harum minyak kayuputih dipipinya

Berat sekali rasanya aku melangkah keluar membuka pintu pagar, … OMG tiba dipabrik pun aku masih memikirkan kata Moza-anakku….


Responses

  1. Tanggal 1 Februari 2009, setelah mengalami hari yang cukup berat sampai pukul 3 dinihari dipabrik plastik,

    belum 2009 Pak..

  2. so des ka … thank’s Beb…, kemana aja, pindah alamat melulu …

  3. hiks…

  4. aku dengar kasus standing pouch ini tapi team mu bisa selesaikan dengan baik rupanya …

  5. iya … lae, baik sekali mampir dimari…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: