Oleh: adek | Desember 5, 2007

Nasi Goreng Sari

nasi-goreng.jpgKata Umak, melampun atau dalam bahasa Indonesia disebut sarapan adalah makanan pagi yang sangat penting bagi tubuh kita.  Karena merupakan pengasup gizi paling dini bagi tubuh yang akan dipakai beraktifitas seharian. Walaupun Umak tidak cerewet untuk masalah ini, perihal melampun ini selalu disampaikannya kepada kami untuk melampun sebelum meninggalkan rumah baik itu ke sekolah maupun bagi Bapak yang pergi kerja.  Belum pernah seumur hidupku mendengar darinya “Nanti melampunnya diluar ya…!”.

Ada yang diajarkan olehnya yaitu untuk selalu mencintai masakannya dan mehilangkan kebiasaan jajan untuk penghematan.

Sebenarnya aku sendiri bukanlah seorang penikmat sarapan sejati. Kegairahan terhadap makanan dipagi hari biasanya jarang timbul, tapi nafsu nonton berita atau baca sangat besar sehingga aku lebih sering melampun berita pagi ketimbang melampun itu sendiri.

Ketikan baru-baru menikah kadang istriku membiasakan membuatkan sarapan pagi nasi goreng untuk kubawa kekantor sebagi bekal, lagian waktu itu posisiku masih di office sangat memungkinkan mampir di pantry dulu sebelum kerja, seiring waktu dan pemindahan tempat kerjaku ke bagian produksi, nasi goreng kadang jadi rebutan teman-temanku di pantry dan kuiklaskan untuk dicicipi orang lain, karena hampir tak terjamah.

Apakah makanan yang menggugah selera makanmu dipagi hari ? jawabku sekarang ini adalah nasi uduk.  Tapi rada bingung ini jawaban jujur atau karena setiap harinya yang kulihat adalah pedagang nasi uduk yang mangkal tak jauh di rumahku. Ketika aku berangkat kerja 6.30 pagi, sang tukang nasi uduk sudah siap dengan dagangannya, rajin sekali….

Setiap pulang ke rumah, secepat mungkin kuberesi tempat makanku, karena terkadang masih utuh nasi gorengnya. Lama juga baru aku berbicara untuk menstop nasi gorengnya sari. Aku paham betul bahwa ada cara-cara yang lebih lembut untuk mengatakan stop dan memperlakukan orang yang mengurusi kita dengan lebih baik, apalagi itu istri kita. Kadang salah bicara saja bisa berakibat fatal apalagi dalam siklus bulanan. Bisa-bisa runyam dan hilang mood kerja.

Rupanya perihal pen-stop-an supply nasi goreng ini bisa diterima juga oleh Sari, bahkan sekalian menawarkan untuk menstop juga supply susu coklat. Aku tersenyum, karena kutahu pastinya Sari kecewa akan hal ini. Tapi tentunya ada yang harus diclearkan dalam hal ini demi satu hal yang disebut sebagai mubazir dan pemborosan. Karena dibuat terus-terusan tapi tidak dimakan. Walau jangan terlalu Ge eR karena tentunya Sari tidak memasak nasi goreng khusus untukku, pastinya buatnya dia juga kadang untuk Moza.


Responses

  1. RESEP NAS GOR SARI
    Bahan :
    ▪nasi (kalau bisa nasi sisa kemarin yang sudah masuk lemari es)
    ▪kecap ikan kalo bisa
    ▪garam – gula secukupnya

    Bumbu halus :
    ▪4 siung bawang putih
    ▪4 buah cabe rawit

    Remah Tabur :
    ▪bawang goreng
    ▪daun bawang iris
    ▪tongcay manis/asin
    ▪telur orak arik atau telur dadar

    Cara membuat :
    ■tumis bumbu halus sampai harum
    ■masukkan nasi beri kecap ikan – garam – gula sampai sesuai selera
    ■aduk hingga tercampur semua dan matang

  2. jgn distop dek supply nasgor nya…
    dijual aja di kantor…. semenjak bu rol pensiun suply lampun-an terhenti di opis kita…
    nanti kubantu jual ke teman se grup ku yg suka melampun…. triana misal nya…
    balik modal kan🙂

  3. ehhem.. maaf nih. tanpa mengurangi rasa hormat kepada si pembuat nasgor, tapi… kalo setiap hari makannya nasgor mulu ya bosen atuh. apa yang masak juga gak bosen ya..?

  4. Ya kalo setiap hari bosenlah, kan pembekalan ini kan kadang …


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: