Oleh: adek | November 18, 2007

Bertanam Pohon Mangga

manggah.jpgMinggu 18 November 2 007. Pagi sekali aku bangunkan Moza. “Kita bertanam pohon mangga yuk, Mos”, kataku sambil mencium keningnya.

Moza turun dari tempat tidur, aku menggiringnya ke kamar mandi dan mencuci muka. Sengaja hari ini kutulis diblog sekedar menandakan hari penanamam 2 pohon mangga di depan rumah kami.

Aku membuka panblok 3 buah lalu kugali, baru pohon di tanam dan tanah dimasukan lagi kedalam lubang sebesar 30×30 cm.

Bibit mangga arummanis ku beli dan kubawa dari Pasar Ciawi-Kuningan Jawa Barat dan sengaja kubeli 3 pohon dengan maksud 2 pohon kutanam didepan rumahku dan 1 pohon lagi didepan rumah ibu mertuaku.

Moza sudah siap dengan air dalam tempat siraman warna hijau. Setelah tanah dimasukkan kembali Moza menyiram pohon yang baru ditanam sampai ke kepalakupun ikut disiram. Moza dengan muka nakalnya senyum-senyum lalu berbalik ke kran air untuk mengisi siraman warna hijau itu kembali.


Responses

  1. siapa yang menanam pohon dialah yang menuai buahnya, amiiiin……

  2. Reprosessss kaleeee …


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: