Oleh: adek | April 12, 2007

kerja Aku

Aku bekerja diperusahaan jasa pembuat bungkusan plastik, melayani pembuatan plastik apa saja yang kita bisa dilihat disupermarket, umumnya bentuknya kantong, ada juga yang delivery statenya roll lalu ditempat pemesan membuat kantong sendiri, semua itu tergantung permintaan pemesan. Belakangan ini bentuk kantong sudah banyak kemajuannya, flexible packaging yang kita temukan dipasaran sekarang sudah berbentul botol atau seperti corong, hingga memudahkan dalam penggunaan di masyarakat sebagai pemakai. Pangsa pasar kami selain lokal adalah export ke Jepang, China, Philipine, Malaysia, Thailand dan Canada.

Hal ini jauh berbeda dengan 10 tahun lalu, kita hanya mendapati bungkus makanan hanya berbentuk segi empat biasa sekarang kita bisa saksikan sudah mengarah ke isinya, misal kita lihat samphoo bungkusnya berbentuk botol padahal masih katagori flexible packaging bukan botol plastik keras itu. Belum lagi kantong yang dimasak bersama isinya yang disebut dengan Bag Retort. Dalam urutan proses ditempatku ini, aku bekerja dibagian terakhir sebelum shipping ke custumer, Di bagian akhir proses produksi ini ada 3 seksi yaitu Slitter and Rewinding, Bag Making dan Checking.

Untuk 3 seksi ini aku membawahi hampir 160 orang orang yang bekerja dalam 3 shift. masing masing bekerja 8 jam perhari, usia mereka antara 20 sampai 50 tahun 70% laki-laki dan 30%perempuan. Setiap akhir tahun saya melakukan menilaian untuk mendapatkan penghargaan kenaikan gaji. karena banyaknya personil maka isi kepalanya ada 160 tadi, banyak hal aneh yang terjadi. umumnya saya harus memerankan fungsi fungsi skilogis. Walau demikian tiap tahunnya kepala ini mau pecah, bisa dibayangkan 160 orang tadi dengan 160 macam kemauan.

1stand-up.jpg

 

Pengalaman pertamaku di perusahaan kemasan plastik ini adalah sebagai HR Training and Development, salah satu subseksi dari HR-GA Departement yang berfungsi mengatur pelatihan dan developmet orang-orang baru untuk bisa ditanam diproduksi nantinya, dengan spec pekerjaan seperti ini, mau-tak-mau akhirnya aku belajar banyak tentang proses. Masak iya seorang HR-Training and Development tidak tau apa itu proses cetak, apa itu laminate, bagaimana proses pembuatan kantong. Sampai pada step-step menjalankan mesin dan quality control, aku mesti tau. 3 bulan masa percobaan karyawan baru harus lewat seleksiku, untuk bisa ditempatkan di produksi, Managerku waktu itu tinggal angkat bendera dan go…! Pada masa interview 3 bulanan atau 6 bulanan inilah pertanyaan seputar bagaimana menjalankan mesin A, mesin B yang akhirnya secara teori melekat dikepalaku. Dengan modal ini akhirnya salah seorang manager produksi yang waktu hadir bersama dalam wawancara pengangkatan untuk karyawan baru merasa tertarik dan perlu membawaku ke area produksi.

Waktu pertama kali aku masuk produksi tahun 2003, setelah 2 tahun di bekali dulu di HRD. Sebagai perkenalan aku dikerjai habis-habisan dari anak buahku, hari 2 aku harus menduduki solvent sehingga telor ini terasa matang dan mau mengelupas, panas dan kurang ajar sekali. Tapi apa mau dikata, mungkin itulah cara mereka mengajakku berkenalan. Sampai saat ini saya berteman baik dengan operator yang mengerjaiku. Karena termasuk anak buah yang bisa diandalkan.

Untuk mengakomodir 160 kepala dengan 160 kemauan sepertinya aku menyerah dan bisa langsung mati berdiri, apalah awak ne.., tapi bagaimanapun the show must goon tidak mungkin pertunjukan dihentikan karena sang sutradara turun panggung dan menyerah. Aku harus punya kuncian dari tiap-tipa orang yang bekerja. bukan mau mencari kelemahan dari setiap orang tapi aku harus berjaga-jaga terhadap kemungkinan ada. Kadang aku pulang larut malam hanya untuk memperhatikan detail yang mereka kerjakan. Permintaan yang baik datang dari orang baik, tapi yang ku khawatirkan permintaan baik dari orang yang jelek, saat inilah kuncian kubuka.

Suatu ketika aku menemukan hal yang akhirnya bisa mengancam jiwa, permintaan baik dari orang yang buruk, seperti preman dia melabrak meja saya mempertanyakan kenapa kenaikan tidak sama dengan orang baik. Kenapa pertanyaan demikian terasa kurang ajar sekali, akhirnya dengan kuncian berbicara dan diakhiri dengan perjanjian ektradisi untuk bergiat ria ditahun yang kan datang. Jika ingin menjadi orang baik berubahlah dari kondisi yang ada. Supaya bisa dinikmati ditahun yang kan datang. Ibarat pribahasa berakit-rakit kehulu berenang-renang kemudian, bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian.


Responses

  1. Mas/Pak minta tolong dibantu tentang teori ROTOGRAVURE PRINTING? Ditunggu FEEDBACKnya

  2. Diyo coba lihat disini

    https://adekrawie.wordpress.com/2007/12/02/rotogravure/

    moga bisa membantu

  3. aq jg kerja di rotogravure printing jg menguasai dry laminwsi wuuuuuuiiiiih baunya sampe paru2 pak…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: