Oleh: adek | Maret 20, 2007

Makna dari Kalimat .. Gimana Nolaknya nehh

Tulisan setelah PABRIK PLASTIK FUN DAY taman Gajah Taman Safari Indonesia-serua puncak, 18 Maret 2007 

Dari materi oleh Chuck Gallozzi (motivator), Aku coba menyusun kalimat dari laporan Tour Pabrik Plastik Ke Taman safari Kemarin menurut pengelihatan pribadi sendiri.


Kita mungkin sering men-cap seseorang, yang mencari keuntungan di balik kesulitan orang lain, dengan istilah “mencuri kesempatan di dalam kesempitan”. Mencari kesenangan di atas kesusahan orang lain. misal lagi kebanjiran, ada yang sempat-sempatnya menjarah barang. Saat semua orang sedang dilanda rasa tidak aman dan dicekam ketakutan, ada orang lain yang justru mencoba memanfaatkan kesempatan. Justru yang parah lagi bagi doorprize di Taman Gajah ada yang nyelinep berduaan ke kandang macan, Kalo digigit macan bagaimana hayooo?.
Kita pasti tidak menyukainya, semua akan sibuk dibuatnya. Jika kita sempat memergokinya, si penyelinap, Rasanya ingin sekali mengundang orang lain untuk ikut mengata-ngatai, lalu bila perlu mengosipinya tidak habis-habisnya, bikin jera sampai perasaan kita puas. Marilah kita perhatikan lebih dalam. Mengapakah si penyelinap itu bisa menemukan kesempatan di dalam kesempitan? Karena, memang begitulah adanya. Kesempatan selalu muncul di dalam kesempitan. Dan sesungguhnya, Kita bisa belajar sesuatu dari contoh di atas.Kesempatan, selalu datang bersamaan dengan datangnya Kegelisahan.Mengapa bisa begitu? Karena begini berdasarkan Gallozzi.

1. KESEMPATAN BERSEMBUNYI DI DALAM SESUATU YANG BARU

Jika kita ingin menaikkan rasa bahagia, menjadi orang yang lebih baik, atau apapun yang bisa Anda sebut sebagai “peningkatan” , maka apa yang perlu kita kerjakan, adalah BUKAN yang kita kerjakan sekarang. Sebab, jika yang kita kerjakan adalah hal yang sama dan itu-itu juga, maka perubahan yang kita harapkan itu tidak akan terjadi.Jika Saya bekerja sebagai pegawai bergaji 2 juta sebulan, maka gaji saya tidak akan pernah berubah menjadi 4 juta sebulan, kecuali saya naik pangkat, naik jabatan, atau dapat promosi. Jika saya berhasil mendapatkan semuanya, itu artinya saya mendapatkan status, posisi, dan jabatan yang baru.

So tentu saja, itu juga berarti pekerjaan yang baru, ya ndak? Atau, Anda hendak menunggu saja, kenaikan gaji periodik dan menjalaninya dengan harap-harap cemas?Ilustrasi lain Jika Saya bekerja sebagai pegawai pabrik tidak pernah ketemu wanita pabrik karena di pabrik saya jumlah perempuannya terbatas, diacara Tour  Taman Safari kemarin kemarin aku mengambil kesempatan sebagai MC maka saya punya kesempatan lain misal .. berpasangan dengan MC lain yang ternyata cantik, berkenalan dengan penyanyi ha ha ..(kalau memang sempat)Kita tidak akan mendapatkan yang lebih, jika kita hanya mengerjakan apa yang selama ini kita kerjakan. Kita akan mendapatkan lebih, jika kita mengerjakan sesuatu yang baru.

Cobalah perhatikan apa yang selama ini yang kita kerjakan.Kita mungkin sering menghindari upaya, usaha, rasa tidak kegelisahan dan rasa takut. Sebisa mungkin kadang kita lari darinya. ( ini saya alami ketika ditawari jadi MC), persoalan sederhana padahal apa yang terjadi, satu step ketika didepan panggung pertama memegang mikrofone konsentrasi saya buyar akhinya salah sebut PT. Pabrik Plastik Sempoerna Indonesia, padahal namanya sudah berubah menjadi PT. Pabrik Plastik Indonesia.  Saya grogi habis …tapi saya langsung ingat.  Sebab kesempatan, adanya di dalam hal-hal yang BARU dan saya hindari. Apa saja yang baru, selalu lekat dengan rasa tidak nyaman dan ketakutan.

Akan tetapi pahamilah, bahwa di situ jugalah letaknya berbagai kesempatan dan peluang.  Entah apa kek namanya, kesempatan menjadi MC dilain waktu kek, minimal saya bisa mengukur kemampuanku atau apalah yang pasti ada yang bisa dilihat dan dibuktikan pada hari itu.

5 tahun lalu ketika masih di GA, ada seseorang mendatangi GA Manager dengan gemetar dan menangis, saya lupa namanya, satu minggu sebelumnya dia diangkat menjadi Shift Leader di Seksi Printing, dia menangis karena mengaku enggak mampu, sudahkah dicoba ? saya yakin waktu itu belum, tapi dia lari dari kesempatan. Sebegitu takutkah mengemban posisi itu.Diwaktu yang sama saya sering kali mendengar ucapan “Aku orang ang susah Menolak”, atau “Gimana Nolaknya neeh..?” Dikemudian hari baru lah saya mengerti nantinya makna dari ucapan GA Manager kita tersebut

Opportunity is not a door; it is a dare.
2. KESEMPATAN DATANG DARI ORANG LAIN

Jika bertemu dengan orang lain membuat kita merasa tidak nyaman dan takut, maka hanya ada satu alasan di belakang ketidaknyamanan dan ketakutan kita itu, yaitu: kita sedang dihadapkan pada berbagai kesempatan! Jadi jangan malah mundur, sembari melabeli orang lain dengan istilah-istilah yang tidak perlu: brengsek, tinggi hati, sombong, ngesok, urakan, tidak bisa didekati, tidak mau diajak berteman, dan sebagainya. Teruslah maju, dan temukan kesempatan.Bersilaturahimlah, berkenalanlah, ber-networking- lah. Kesempatan Anda ada di situ. Di sesuatu yang baru.

3. KESEMPATAN DATANG DENGAN BERTANYA

Sederhana saja, malu bertanya sesat di jalan. Kagak nanya, kesempatan hilang di jalanan. Saya pernah kehilangan Kesempatan sehat dihari itu karena malu bertanya.  Pada saat pertama kali hijrah ke Jakarta untuk melanjutkan studi, hanya karena persolan sepele aku malu bertanya apa obat sakit perut, karena di Kampungku orang sakit perut cukup minum rebusan air jambu kelutuk, nah di Jakarta aku tidak menemukan pohonnya, kontan hari itu saya buang air terus-terusan.

4. KESEMPATAN DATANG DENGAN MENCARI

Kesempatan itu dekat, hanya saja selalu di luar zona aman dan masih di luar jangkauan. Carilah seperti burung mencari cacing. Di dalam pencarian, Kita akan sering berhadapan dengan rasa frustrasi. Boleh saja, tapi jangan kelamaan.Cobalah kita ingat kembali, bagaimana anak kita sering membuat kita menggeretakkan gigi. Kita mungkin marah dan geram pada mereka. Tapi setelah melakukan refleksi dan pencarian, Kita pasti menemukan, bahwa kelakuan anak-anak kita, justru memberi kita kesempatan, agar kita menjadi orang tua, seperti yang kita cita-citakan. Ya kan?Pada mulanya aku marah dengan Sari istriku, karena mulut anak di cobai dengan belimbing wuluh (sayur), aku paham dikemudian hari, bahwa anak saya harus paham rasa asem, bahwa belimbing wuluh itu rasanya asem, bahwa pohonnya berbuah tidak beraturan ada dimana-mana di pangkal pohon, di dahan, dan bahwa belimbing wuluh itu enak dibuat sambel untuk lawannya ikan bakar.

5.KESEMPATAN DATANG DENGAN MENGEVALUASI CARA BERPIKIR

Kita mungkin berpikir begini, “Karir Saya mentok. Tidak ada harapan dalam pekerjaan Saya.” Ya, kita benar. Tidak ada harapan dalam pekerjaan dan karir apapun. Sebab, harapan itu memang bukan di sana letaknya, melainkan di dalam diri kita.Jadi, bila kita merasa kurang berbahagia, carilah di dalam diri sendiri, salahnya ada di mana. Dengan begitu, Anda akan mulai mencari apa yang selama ini Anda hindari, dan apa yang selama ini belum kita lakukan. Setelah kita menemukannya, kita akan mulai menemukan kesempatan dan peluang baru. Bukan dunia ini yang perlu kita ubah, tapi ubahlah diri sendiri.

6.KESEMPATAN DATANG DENGAN MEMPERBAIKI KATA-KATA

Mulailah menyadari munculnya kesempatan, saat kita mulai berbicara pada diri sendiri begini, “Aku nggak mau”, “Takut ah”, “Aku nggak tau gimana caranya”. Sesungguhnyalah, kita sedang dihadapkan pada berbagai kesempatan dan peluang. Jadi, jangan berputus asa.Kita juga mungkin masih ingat dengan yang ini:Katakan “Aku mau” dari pada “Aku harus”
Katakan “Aku memang memilih” dari pada “Aku tidak punya pilihan”
Siapkah Kita menemukan kenyataan, bahwa Anda bisa melakukan apa yang selama ini kita takutkan dan membuat kita merasa tidak nyaman?

7.KESEMPATAN DATANG BERSAMAAN DENGAN KESULITAN  DAN KEGELISAHANYA.

Kemudahan itu tidak mengikuti kesulitan dan kegelisahan. Kemudahan dan kesempatan tidak datang setelah kesulitan. Kemudahan juga tidak ada di balik kesulitan. Kemudahan itu datang BERSAMAAN dengan kesulitan.

KESIMPULAN

Waspadalah dengan kesempatan yang datang pada kita. Ia memang datang bersama rasa tidak nyaman dan kegelisahan. Ia memang berada di luar zona aman. Ia memang belum sampai ke jangkauan tangan. Itu sebabnya ia menciptakan rasa tidak nyaman dan ketakutan.

Tapi percayalah bahwa itu sementara saja, jika kita memang berani mencari dan menghadapinya. Jadi Sah-sah aja kalo ada yang ngumpet berduan disamping kandang macan karena kesempatan mengungkapkan perasaan hanya ditempat itu.Dan jika Anda berpikir untuk mundur atau menghindari kesempatan, ingatlah baik-baik cerita Norman Dale yang mencontek dari filsafat pohon pisang (pisang tidak pernah berbuah dua kali):

Tok! Tok!
“Ya, siapa di sana?”
“Ini Saya, kesempatan.”
“Nggak usah ngibul deh. Kesempatan tidak pernah mengetuk dua kali.”

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: