Oleh: adek | Maret 27, 2005

DISNEYLAND huaaaaaa…

Minggu ini tanggal 27 Maret 2005, kami sudah merencanakan untuk melakukan rekreasi ke Tokyo Disneyland.  Seperti anak-anak kecil layaknya, aku sudah mempersiapkan segala sesuatunya sejak jauh-jauh hari. Malam di Green Okachimaci Hotel aku hampir tidak bisa tidur karena ingin pagi cepat tiba.  Betapa tidak sehabis jor-joran menimba ilmu dinegeri Sakura ini, kini masanya untuk bergembira.

Pagi minggu yang ditunggupun tiba, aku bersama 2 orang teman sudah menghadapi sarapan sepiring large untuk kare seharga 1300 Yen.  Lumayan pedas, tapi ini harus kami lakukan untuk menyimpan energi, untungnya aku sudah mulai terbiasa dengan makanan setempat.  Fase buang-buang airpun sudah kulewati dengan sempurna.  Yang penting semangat, tapi teteup harus hati-hati mules dijalan.

Sebelum sampai Stasiun Ueno aku mampir dulu ke SevenEleven untuk membeli beberapa perlengkapan seperti masker dan sarung tangan serta makanan kecil dan tak lupa minuman pocari ukuran 2 Liter yang kumasukkan kedalam tas ranselku. Cukup untuk permainan hari ini pikirku.

Aku lalu menitipkan jas di sebuah loker bawah tanah di Stasiun Kereta Api dengan memasukan koin 200 yen.  Lalu lirik kiri-kanan menghapal tempat dimana jas ku kutitipkan, habis semua tulisan yang ada tidak kumengerti.  Yang pasti kita harus mengandalkan daya ingat.

Dengan kereta api listrik dibawah naungan JR West kami tiba di Magic and Dream Kingdom Disneyland,  saat pintu kereta terbuka secara otomatis dan aura gegap gempita sudah menyerang kami dari kejauhan.  Tulisan besar terlihat TOKYO DISNEYLAND. … !  

Beberapa penumpang berlarian menuju pintu masuk utama … Alamak panjang sekali antrian di Main Entrance-nya. Maklumlah hari ini berbarengan dengan libur sekolah anak-anak.  Tokyo Disneyland sendiri sebenarnya menawarkan dua pilihan untuk paket wahana wisatanya kalau tidak siang, bisa memilih malam.  Sewaktu membaca plank harga masuk dengan tulisan Adult  5,100 Yen rasanya gimana getooo.  Mahal boo untuk ukuranku.  Tapi aku sudah berniat untuk tereak-terak dan melepas kepenatan didalam otak, jadi lanjoooot saja.

im000288.jpg 

He .. he … dasar orang kampung ya, …..  Eh jangan salah disini yang datang memang orang kampung semua, mau buktinya … bisa dilihat waktu mereka ketemu yang aneh dikit foto, jadi aku atau mereka yang datang kesini kampungan semua kalau gitu ha ha ha …. 

Ada ribuan LO yang diturunkan disini tak hentinya mereka berbicara dengan bahasanya, seperti mempersilahkan, menunjukan jalur yang benar, mengingatkan sampai menyampaikan terimakasih terus-terusan diucapkan.  Sepertinya jasa ini juga yang dikedepankan disini selain keramahan mereka.

Setelah Main Entrance kami melewati toko-toko yang disebut WOLD BAZAAR, banyak pernak-pernik Walt Disney dijual disini mulai dari gantungan kunci, bando, asbak, sampai pada boneka-boneka besar.  Aku beberapa kali menyandung kaki pengunjung yang ada didepanku karena kagum, sementara uang tidak memadai ha ha ha …

 im000292.jpg

Diujung sana patung Walt Disney menyambut, aku berfoto disini , lalu melintasi bunga-bunga tulip berwarna merah jambu dan putih seperti di negara asalnya Belanda.  Dalam hatiku mau saja aku dibodoh-bodohi hari ini.   Lalu aku sampai di Cinderella Castle yang merupakan bagian dari Fantasyland, besar sekali istananya.  Sebenarnya kalau umurku masih balita pengen maen-maen disini karena castle ini menawarkan Mystery Tour yang pastinya seru, buktinya temanku yang lebar dan melambai itu pengen kesana dulu, tapi kutegah nanti habis banyak waktu kita disini.  Aku menariknya menuju Tomorrowland antrian panjang juga kita ada di pintunya Micro Adventure, sambil dibagikan kacamata 3 D kita bersiap, tapi sekali lagi buset dah … antriannya panjang sekali.  Setelah masuk kita duduk dikursi yang bisa berputar-putar.  You will be shrunk to max at this exciting mis-adventure at the Imagination Institute.  Luar biasa sekali sepertinya kita turut berada di sana bersama beberapa bintang Hollywood yang bermain-main bersama, terbang melompat, berlari bersama.. Sekali lagi luar biasa bagiku yang kampungan ini.

Selepas dari sana, demi mengakomodir kekanak-kanakan dari teman lebar dan melambaiku, akhirnya kita singgah juga di It’s A Small World, dari namanya bisa kita tebak ini adalah perwujudan dari dunia yang diminiaturkan.  Berisi tentang budaya-budaya dari seluruh dunia yang dimain kan oleh boneka, disini kita tinggal duduk diatas perahu kecil yang bawa berputar-putar oleh arus air melewati tempat-tempat didunia.   Dan sayangnya hanya kita saja yang dewasa (baca: Tuir), sementara yang lainnya paling besar berumur sekolah menengah atas.  Jadi agak aneh kita didalam pertunjukan ini. 

Setelah temanku puas.  Kita ke Haunted Mansion sebuah istana tua yang berisi 999 hantu yang bergentayangan, nah disini kita naek kereta didalam ruang gelap, tiba-tiba disebelah kita sudah ada setan bulenya tapi sayang walau pertunjukan setan-setan ini mantap tak bisa juga membuatku ketakutan.  Karena bagiku jika menampilkan setan Indonesia Si Pocong atau si Kuntilanak, mungkin saja aku takut, apalagi diperankan oleh Suzana, alllaaaah..

Lalu kami singgah di Jungle Cruise yang merupakan bagian dari permainan di wahana Westernland, sebuah perjalanan air menggunakan boat menuju pedalaman Afrika yang menegangkan, melewati kelompok buaya, gajah ganas, ular anaconda dan manusia memakan manusia.  Tapi sekali lagi bahasa menjadi hal penghambat untuk mendapatkan feel and soul dari yang diinginkan Walt Disney di wahana ini.  Karena narasi yang disampaikan LO kami didalam boat tidak cukup membuat kami menjadi serem.

Selanjutnya yang aku tunggu dari permainan ditempat ini adalah Big Thunder Mountain, nomor permainanya 13, tapi kenapa angka 13 yah.. didalam brosur, tapi Jepang tidak mengenal 13 sebagai angka yang kurang beruntung, mereka mengenal angka 4 as an unlucky number   Sekali lagi antrian untuk permainan yang kurang dari 15 menit ini bisa mencapai 1 jam lebih, mungkin paling banyak peminatnya.  Giliran kami tiba untuk naik kereta kayu tanpa atap yang terlihat tua dan lapuk tapi sebenarnya hanya terlihat rapuh padahal safety.  Setelah siap semua kereta kayu meluncur dengan kencangnya diselah-selah gunung  batu, melewati tambang-tambang emas dan semua penumpang berteriak serentak dan bergantian, luar biasa… disinilah yang kumaksudkan mehilangkan stress yang ada.  Berteriaklah yang lama… huaaaaaaaaaaaa.  Walaupun demikan permainan dibawah wahana Westernland ini ada asuransinya.  Jadi tak perlu takut jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Habis perut dikocok-kocok aku sampai lupa sama perut yang belum diisi, teman Singapura-ku membawa 3 plastik besar popcorn, lumayan untuk mengganjal perut sambil minum pocari ha.. ha…Seperti malam mulai datang, suhu Tokyo mulai dingin, aku merapatkan kancing jaket, sementara parade Walt Disney baru dumulai.  Putri-putri Cinderella dengan berbagai macam costum dan gaya diatas mobil dan para kurcaci bergelayutan diatas mobil yang membawanya berputar-putar menghibur penonton.  Tak lupa juga hewan dan binatang yang menjadi simbol Walt Disney seperti tikus Mickey dan Minnie, bebek Donald juga hadir disana dan banyak lagi.  Heran aku jadinya kenapa penonton Jepang ini sangat menghormati tontonan yang dihidangkan tidak grasak-grusuk seperti kita ya …

Kami mencari pintu keluar dan sebelumnya melewati World Bazaar dan membeli beberapa hadiah dan souvenir khas Disneyland … Didalam kereta yang membawa kami kembali, aku jadi sedih, ada pertanyaan didalam hati kecil ini.  Suatu saat nanti ingin kubawa anak-istriku kesini untuk bersama berteriak bersama .. huaaaaaaaaaaaaa…. Amin. 


Responses

  1. Seru …

  2. […] Kami berjalan berlima berkeliling dan sampai sampai ke antrian Istana Boneka, kalau di Disneyland namanya It’s Small World. Kami masuk didalamnya menggunakan perahu, berputar-putar berkeliling tempat yang di huni oleh boneka-boneka berpakaian adat dari seluruh Indonesia dan sebagian dari tempat didunia. Persis sekali yang pernah aku ceritakan di Disneyland Huaaaaaa. […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: