Oleh: adek | Januari 24, 2008

Asal-usul Kata Indonesia

Oleh Batara R. Hutagalung

themapofindonesia.gifDi masa penjajahan India-Belanda ini muncul nama Indonesia. Pertama kali digunakan oleh dua orang Inggris, yaitu George Samuel Windsor Earl, seorang pengacara kelahiran London, yang bersama James Richardson Logan, seorang pengacara kelahiran Scotlandia, menulis artikel sebanyak 96 halaman di Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia No. 4, tahun 1850 dengan judul “The Ethnology of the Indian Archipelago: Embracing Enquiries into the Continental Relations of the Indo-Pacific Islanders.” Mereka menamakan penduduk India-Belanda bagian barat yang berasal Proto-Malaya (Melayu tua) dan Deutero-Malaya (Melayu muda), sebagai Indunesians (Indu, bahasa Latin, artinya: India; Nesia, asal katanya adalah nesos, bahasa Yunani, artinya: kepulauan).

Sedangkan penduduk di wilayah India-Belanda bagian timur masuk ke dalam kategori Melanesians (Mela = hitam. Melanesia = kepulauan orang-orang hitam). Oleh karena itu, Earl sendiri kemudian cenderung menggunakan istilah Melayu-nesians, untuk menamakan penduduk India-Belanda bagian barat. Kemudian Logan merubah Indunesia menjadi Indonesia (Indos dan Nesos, keduanya berasal dari bahasa Yunani) dalam tulisan-tulisannya di Journal tersebut.

Adalah Adolf Bastian, seorang dokter dan sekaligus etnolog Jerman, yang mempopulerkan nama Indonesia ketika menerbitkan laporan perjalanan dan penelitiannya di Berlin, yang diterbitkan dalam karya 5 jilid (1864 – 1894) dengan judul “Indonesien, oder die Inseln des malaysischen Archipels” (bahasa Jerman, artinya: “Indonesia, atau Pulau-Pulau dari Kepulauan Malaya”). Jilid I berjudul Maluku, jilid II Timor dan Pulau-Pulau Sekitarnya, jilid III Sumatera dan Daerah Sekitarnya, jilid IV Kalimantan dan Sulawesi, jilid V Jawa dan Penutup.

Sejak dahulu hingga sekarang, para ilmuwan Eropa lebih senang menggunakan istilah/kata bahasa Latin atau Yunani untuk penamaan hal-hal yang sehubungan dengan ilmiah, demikian juga untuk menamakan ras penduduk di wilayah Malaya dan India Belanda bagian barat.

Eduard Douwes Dekker, dalam bukunya “Max Havelaar” menyebut India-Belanda dengan nama Insulinde, variasi bahasa Belanda untuk Kepulauan India. Ketika Indische Partij (Partai India) yang didirikan oleh keponakannya dilarang oleh Pemerintah India Belanda tahun 1913, para anggotanya mendirikan Partai Insulinde.

Baik Indunesian, Indonesien atau Insulinde semua artinya adalah Kepulauan India, untuk menunjukkan identitas pribumi yang hidup di bagian barat wilayah India- Belanda, sedangkan yang hidup di wilayah timur –Flores, Timor, Maluku dan Papua-sebenarnya adalah orang-orang Melanesia (Kepulauan orang-orang hitam).

Yang termasuk pertama menggunakan kata Indonesia pada awal tahun 20-an adalah Perhimpunan Indonesia di Belanda, Sam Ratu Langie dan Partai Komunis Indonesia.
Jadi kata Indonesia yang sampai sekarang digunakan oleh Republik Indonesia artinya tak lain adalah: Kepulauan India.

Selain Indonesia, yang menggunakan nama yang “diciptakan” oleh orang-orang Inggris dan kemudian dipopulerkan oleh orang Jerman, juga Phillipina (Filipina), yang masih tetap menggunakan nama peninggalan penjajahan. Ketika orang-orang Spanyol menguasai wilayah tersebut, sebagai persembahan kepada raja Spanyol, Phillip, jajahan itu diberi nama Philippina.

Banyak negara setelah merdeka mengganti nama yang “diciptakan” atau diberikan oleh penjajahnya, seperti Ceylon menjadi Sri Lanka, Burma menjadi Myanmar, Indo-Cina menjadi Vietnam, Rhodesia menjadi Zimbabwe, Gold Coast menjadi Ghana, South-West Afrika menjadi Namibia, dll.

Jadi seandainya bangsa ini sepakat untuk meninggalkan nama yang diciptakan oleh orang Eropa, maka Indonesia bukanlah negara pertama yang mengganti nama peninggalan masa penjajahan.
Dapat menjadi bahan pertimbangan, untuk kembali menggunakan nama yang telah lebih dari 1000 tahun digunakan oleh nenek moyang kita, yaitu NUSANTARA.

Source: http://batarahutagalung.blogspot.com/2006/…-indonesia.html

About these ads

Responses

  1. PERHATIKAN TIGA KATA DI BAWAH INI
    MEMILIKI JUMLAH & SATUAN HURUF YG SAMA
    DGN LETAK YG BERBEDA:

    █║█▀█║█▀▀║█▀█║█▀║█▀█║█▀▄║█║█▀█
    █║█║█║▀▀█║█║█║█▀║█║█║█║█║█║█▄█
    ▀║▀║▀║▀▀▀║▀▀▀║▀▀║▀║▀║▀▀║║▀║▀║▀
    INSOEN~DIA merupakan DIMENSI RUH

    █║█▀█║█║█▀▀║█▀█║█▀║█▀█║█▀▄║█▀█
    █║█║█║█║▀▀█║█║█║█▀║█║█║█║█║█▄█
    ▀║▀║▀║▀║▀▀▀║▀▀▀║▀▀║▀║▀║▀▀║║▀║▀
    INI~SOENDA merupakan DIMENSI JIWA

    █║█▀█║█▀▄║█▀█║█▀█║█▀║█▀▀║█║█▀█
    █║█║█║█║█║█║█║█║█║█▀║▀▀█║█║█▄█
    ▀║▀║▀║▀▀║║▀▀▀║▀║▀║▀▀║▀▀▀║▀║▀║▀
    INDO~NESIA merupakan DIMENSI JASAD

    LUPAKAN SAJA George Samuel Windsor Earl dan
    James Richardson Logan atau yg lainnya.

    Kalau bisa tolong pikirkan eksistensi TIGA KATA
    tsb di atas agar kita mendapat hikmah.

    INSOEN~DIA INI~SOENDA INDO~NESIA

    adalah runut AJAIB & FITRAH,
    yang turun dari langit
    sejak masa JAWAHAR AWAL.

    Siapapun tidak akan yakin runut kata
    INSOENDIA ~ INISOENDA ~INDONESIA
    yang sangat sempurna ini,
    merupakan perencanaan manusia.

    Hadirnya para penemu kata Indonesia
    seperti George Samuel Windsor Earl,
    James Richardson Logan & yg lainnya,
    HANYA MERUPAKAN SINDIKAT PLAGIATOR
    YANG DIRANCANG DENGAN CEMERLANG,
    yang dipersiapkan oleh kepentingan Global
    utk menterpurukan Prima Cauca Sunda dan
    Bangsa Indonesia secara berkepanjangan.

    Sebuah bukti mereka telah merubah
    MAKNA KATA SUNDA, yang tadinya
    merupakan POTENSI GLOBAL milik semua umat manusia
    MENJADI POTENSI ETNIS.
    Aneh kita lebih percaya kepada mereka..???

    BAHKAN JIKA ANDA TAHU KALAM DI LAUH MAHFUDZ
    BAHWA KATA SUNDA SEBENARNYA NAMA JAGAT RAYA
    Bukan Main…!
    ╔═══════╗
    ║█▀░░░▀█║
    ║░░█▀█░░║
    ║░░█▄█░░║
    ║█▄░░░▄█║
    ╚═══════╝
    Terima Kasih
    Sandi Kaladia


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: